Puisi-puisi Widya Setia Ningsih

KEINGINAN


memandang jendela mata camar

bagai laut rindu bersorak-sorai bedug akbar

hati memeluk sajadah diterawang gelas diri

mencatat rembulan malam dalam zikir gemetar

saat gelombang datang mengintai

cahaya dapat mengantarmu ke pantai

untuk mendapatkan impian buih flamboyan

dan siulan langit cendekiawan

kerinduan telah bangkit dari senja

membawa harapanmu ke damai samudra


TAKDIR


gerimis sore mempersembahkan seunting kedamaian

namun masih memancarkan sepercik kegelisahan

menderu embun kesedihan

kehangatan pun menyiulkan untaian kesombongan

meruncingi pucuk-pucuk daun kenafsuan

sang kumbang menaburi kedurhakaan di atasnya

melambaikan tangan kehancuran

bagi gerimis sore dalam kedamaian


KESUNYIAN


berjalan menyelusuri lorong hitam

mengikuti jejak rumput bernyanyi

jiwa bergumam menggapai impian

di malam kesunyian memancar kerinduan

pada sejuk air kecintaan

mungkinkah suara akan renta

menyeret-nyeret pucuk daun akasia

mengharap gema cakrawala


KEHANCURAN


kenapa hati terpancing umpan di ranjang kehinaan

justru setelah mengetahui pedoman jalan tertanam

kenapa tak meluangkan diri bersandar kehidupan

di balik pohon keguncangan menghilangkan kesedihan

tinggal kini puing-puing penyesalan

darah membanjiri para korban

berlari menuju pintu penantian

dengan rautan wajah bercucuran


BAYANG-BAYANG


jalan setapak panjang menggapai bayangan hitam

mendesir angin buatan merayu puncak kedamaian

disusul kelam malam mencoba menghantam badan

sehingga jejak diri menyimpang pelan

mencari sela-sela yang tak membayang kebinasaan

agar teringat pada perahu berpenumpang bernyanyi riang

sambil menghalau datangnya bayang-bayang batu karang

(Widya Setia Ningsih, Teater Asba SMP Negeri 23 Purworejo, 2003)

Tulislah Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: