Puisi-puisi Triyasih

BERMAIN


malam memancarkan kegembiraan

angin berembus melenyapkan kedukaan

anak-anak bermain di pelataran

mengakrabkan persaudaraan

mengumandang keindahan

Cublak-cublak Suweng

Sluku-sluku Bathok

Jamuran


KECEWA HATI


kubawa kekecewaan ke kesunyian

memandang kembali ke jalan-jalan

yang dilewati berbelah-belah

penuh dengan duri-duri kejam

menusuk hati luka

kuharap di langit masih ada

awan putih bahagia


KERINDUAN


hari demi hari kunanti

kepulangan yang telah pergi

sejak waktu lalu lama sekali

yang mengembara

yang kucemaskan sejak pertama

aku rindu kembali bersama

karena hanya milikku satu-satunya


TERBANG AKU


terbang aku di luas langit

bagai burung di antara awan putih

indah menawan hati

kupetik bintang bila malam hari

kupersembahkan kepadamu

Ibu Tercintaku

(Triyasih, Teater Asba SMP Negeri 23 Purworejo, 2003)

Tulislah Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: