Puisi-puisi Zahro Yuniatun

AIR MATA

aku gelisah oleh teriakan-teriakan

menangisi seluruh korban

anak-anak bersama rembulan malam

yang teriris pisau bencana dan kematian


ANGIN

terbang bersama angin menyelusuri angan

sambil membawa rasa kepedihan

akan mendapati cahaya

untuk menerangi derita

anak-anak terlantar


KEPALSUAN

aku berjalan di lorong petang

sangat panjang mencengkeram

membuatku bingung

di antara jalan-jalan kebahagiaan

seperti sebuah kepalsuan


KERINDUAN

akulah batang pohon kerinduan

yang ingin memeluk kuncup bunga

mengayunkan angin

bercerita masa yang telah berlalu

dalam senandung indah ibu


TATAPAN

menatap bukit penantian dirimbuni pepohonan kerinduan

pada orang-orang berzikir menyapa dan mengajakku berjalan

di antara kegelisahan rumah-rumah hancur

di antara cangkulan tanah-tanah kepedihan

di antara ayunan kekecewaan anak-anak malang


(Zahro Yuniatun, Teater Asba SMP Negeri 23 Purworejo, 2003)

Tulislah Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: