Tekad

Di sela kelambu penuh dosa kututup muka

Dari incaran mata kucing jalanan

Pekatnya malam kuhitung dengan jemari tangan

Kurenungi hidup yang harus kujalani

Agar dapat kubasuh amisnya luka dan dosa

(Herlina, Teater Asba, 1994)

Iklan

Tulislah Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: