Aku Tak Pernah Mengerti

aku tak pernah mengerti
tentang yang kaukatakan sebagai syair damai
justru saat kau terpelanting dalam lalai
tentang yang kausebut sebagai wibawa tonggak
justru kautancapkan saat kau sibuk berlagak
lamunan dalam kebeningan kasih
hanya jadi cermin kenangan dalam gugurnya rasa

derap langkahmukah mengobarkan api kemurkaan
hingga hujan keikhlasan tak mampu memadamkan
tutur katamukah menurunkan badai berkepanjangan
hingga payung kelembutan tak kuasa menahan
sorot matamukah mencengkeram tangis
hingga air mata kami telah kering

aku rindu kau kembali
turut melantunkan syair damai
memahat renung relief ramayana mahabarata
menutup kisah dentam dendam

(Winda Putri Ayuning Tias, 2005)

Tulislah Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: